kelam dan angin lalu mempesiang diriku
, menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin
, malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu di Karet, di Karet (daerahku y.a.d)
sampai juga deru dingin aku berbenah dalam kamar
, dalam diriku jika kau datang dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu
; tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang tubuhku diam dan sendiri,
cerita dan peristiwa berlalu beku